Penghasilan Mahasiswa Selain Uang Saku

Sumber Penghasilan Mahasiswa Selain Uang Saku

Beasiswa

  1. Beasiswa Ada beberapa ragam jenis beasiswa S1 yang ditawarkan saat ini. Beberapa diantaranya adalah beasiswa pemerintah, beasiswa universitas, dan beasiswa swasta/yayasan.  Beasiswa pemerintah merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah melalui lembaga terkait. Misalnya dari pemerintah Indonesia seperti beasiswa dikti, bidik misi, dan beasiswa unggulan. Atau MONBUKAGAKUSHO yang diberikan oleh pemerintah Jepang bagi pelajar yang ingin kuliah di Jepang. Beasiswa  Universitas adalah beasiswa yang dianggarkan khusus dari Universitas yang bersangkutan misalnya beasiswa tidak membayar SPP atau beasiswa mahasiswa berprestasi. Sedangkan beasiswa yayasan/swasta merupakan beasiswa yang diberikan oleh pihak swasta baik perusahaan atau yayasan. Contohnya adalah Djarum Foundation, Sampoerna Foundation, Tanoto Foundation, dsb.

Perlu diingat bahwa umumnya beasiswa ditargetkan untuk kalangan tidak mampu yang berprestasi. Kalangan tidak mampu di sini bukanlah untuk golongan miskin semata tetapi bagi mereka yang memang kekurangan biaya untuk melanjutkan studi. Dalam memilih beasiswa pelajarilah persyaratan serta fasilitas yang diberikan. Jangan lupa sesuaikan dengan jenis prestasi agar peluang mendapat beasiswa S1 semakin besar untuk diraih.

 

Pekerjaan Sambilan

  1. Part-time atau kerja sambilan Bekerja di sini memiliki arti kita tinggal mengikuti SOP(Standard Operational Procedure) atau mematui perintah pimpinan usaha yang memberikan kita pekerjaan. Gaji seorang pekerja part-time biasanya berkisar 30% – 50% dari UMR(upah minimum regional). Saya ambil contoh tahun 2014 UMR DKI Jakarta adalah 2,4 juta berarti potensi penghasilannya adalah 400ribu – 1,2 juta tiap bulan. Kita bisa bekerja sebagai guru les privat bagi anak SD-SMA termasuk menjadi tutor atau guru privat kalkulus, fisika dasar untuk mahasiswa baru, redaktur majalah / koran ,waiter/waitress, pramuniaga toko di mall, penyebar brosur, operator warnet, sales kartu kredit, SPG/SPB. Khusus untuk SPG potensi penghasilannya lumayan besar berkisar 100ribu – 1 juta per shift ( 1 shift = 6 jam) besar gajinya tergantung dari jenis event dan perusahaan/vendor dari produk

 Menjadi Panitia Sebuah Acara atau Effent Organizer

  1. Menjadi panitia sebuah acara Terdapat banyak kegiatan di kampus baik yang diselenggarakan oleh mahasiswa ataupun pihak kampus. Setelah kegiatan berakhir biasanya panitia akan tersenyum karena mendapatkan ‘amplop putih’. Tapi gaji seorang panitia tidak selalu berupa uang, kita bisa mendapatkan pengalaman, baju panitia, makan gratis atau mendapatkan ucapan terima kasih berupa sertifikat.

 

 Ikut Lomba dan Kompetisi

  1. Ikut dalam berbagai ajang dan lombaLomba yang cukup bergengsi antara lain PKM (Program Kreativitas Mahasiswa ) dari Dikti, Kemdiknas, Gemastik (Pagelaran Mahasiswa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi), KRI (Kontes Robot Indonesia), LCEN (Lomba Cipta Elektroteknik Nasional), Shell Eco Marathon. Sebuah karya tulis ilmiah, alat, proposal karya ilmiah dapat memenangi beberapa lomba dan jika kamu beruntung pihak kampus bisa memberikan hadiah tambahan atas kemenanganmu selain hadiah yang diberikan panitia lomba kepada para juara.

Tidak  hanya lomba, terdapat forum pertukaran pelajar internasional yang bisa kamu ikuti misalnya Total Summer School, SUSI (Study of United States Institute) by US Department of State), IELSP (INDONESIA ENGLISH LANGUANGE STUDY PROGRAM), dll. Jika kamu pandai berhemat uang saku dari kegiatan forum ilmiah tadi bisa digunakan untuk menambah pundi-pundi rupiah dalam rekening bankmu sekaligus berkesempatan ke luar negeri.

Jika kamu tidak suka kegiatan ilmiah , ada lomba lain yang bisa diikuti misalnya lomba desain logo, lomba cipta slogan / tagline sebuah perusahaan, lomba essay dari berbagai perusahaan atau lembaga nirlaba, lomba blog, lomba fotografi, lomba jualan laptop seperti lomba AIMA (Axioo Intel Marketing Award) tahun 2009 lalu.

Ada manfaat lain selain uang hadiah juara yang diperoleh antara lain kita menjadi selebriti baik di dalam kampus atau pun media masa.

 

 Berwira Usaha

  1. Wira usaha Berkuliah sambil berwirausaha. Inilah yang sedang menjadi tren saat ini. Bahkan ada kampus yang secara terang-terangan memiliki misi untuk mencetak mahasiswanya menjadi seroang enterpreneur. Tidak banyak mahasiswa yang melalukan hal ini karena berwirausaha menuntut si mahasiswa untuk berkorban lebih baik sisi waktu, tenaga dan materi. Untuk mendapatkan uang jajan tambahan Kita bisa menjadi makelar ataupun tengkulak. Misalnya jualan pulsa HP, menaruh kue di kantin , menerima order kaos, menjual alat tulis, . Kita bisa juga bekerja free lance seperti misalnya menjadi MC, main band, membuat program, memperbaiki komputer, install aplikasi di HP, memperbaiki sepeda motor, mendesain website, logo, melayani dll.

Apalagi sekarang banyak bertebaran program-program start-up yang bisa jadi batu loncatan yang menjanjikan.


Have your say

Open chat