17 Kemampuan yang Harus Dimiliki Guru Hebat

Mungkin kamu sulit atau jarang menemukan guru yang baik, atau justru kamu kesulitan dan sedang bingung bagaimana untuk menjadi guru yang baik.

Guru yang baik sangatlah langka dan hanya sedikit dari beberapa orang. Meskipun sulit untuk dijabarkan secara lengkap dan mendalam setidaknya ada beberapa ciri-ciri umum seorang guru adalah guru yang baik. Berikut ada 17 ciri-ciri seorang guru dapat dikatakan baik.

  1. Pengetahuan akan Subjek yang Diajarkan

    Kamu tidak bisa mengajarkan apa yang tidak kamu ketahui. Tidak perlu menjadi ahli dalam suatu bidang, tapi memliki pengetahuan sangatlah penting. Kamu harus terus membangun pemahaman akan subjek yang kamu ajarkan.

  2. Sabar

    Bukannya kamu harus sepeuhnya sabar menghadapi siswa yang tidak disiplin, malas bahakan cenderung mengganggu aktivitas siswa lainnya yang akhirnya bisa berdampak buruk bagi kegiatan belajar. Namum kamu harus benar-benar sabar menghadapi siswa yang serius dan ingin belajar. Bagaimanapun kesabaran adalah hal yang tidak terpisahkan dari profesi guru. Jika seorang guru tidak memiliki kesabaran dalam menghadapi siswa yang berniat belajar merupakan indikasi dari guru yang kurang baik.

  3. Haus Pengetahuan

    Semua guru yang baik akan selalu haus akan pengetahuan dan secara lami didorong oeleh kepentingan untuk menjaga dan mengikuti perubahan di bidangnya masing-masing.

  4. Yakin

    Seorang guru yang baik adalah guru yang percaya akan kemampua diri sendiri, percaya dan mengerti apa yang kamu ajarkan. Kamu juga harus bisa menyesuaikan nya dengan kemampuan siswa mendalami materi.

  5. Kasih Sayang

    Guru hebat mampu menyesuaikan dengan diri di berbagai tingkat kematangan dan pengetahuan. Seorang profesor salah satu perguruan tinggi pernah membuat pernyataan berikut tentang pengalamannya sebagai guru: “Setiap tahun ajaran lebih menantang bagi saya, karena saya tumbuh setahun lebih tua dan siswa selalu tetap di usia yang sama. Pelebaran perbedaan usia memaksa saya untuk meluweskan diri menghadapi mereka.“

  6. Tujuan

    Guru yang berpengalaman memiliki pandangan yang jelas tentang apa yang siswanya harus capai pada akhir proses belajar, dan mengerti apa yang harus di lakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

  7. Perencanaan

    Guru harus mempunyai rencana. Bukan sekedar mengikulti silabus. Guru yang efektif dapat mengetahui apakah siswa mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mendalami materi, dan tentunya dengan batasan-batasan bersedia untuk memberikannya kepada para siswa.

  8. Perhatian

    Jika diibaratkan seorang guru harus mempunyai depasang mata lagi di belakang kepala. Seorang guru harus tahu apa yang terjadi di lingkungan belajar dan siap sedia untuk selalu menjaga kondisi lingkungan belajar.

  9. Membina

    Guru tidak hanya bertugas sebagai penyalur pengetahuan tapi guru yang baik adalah guru yang mampu memotivasi siswanya untuk menjadi lebih baik lagi.

  10. Dewasa

    Nyaris tidak ada pekerjaan dimana kedewasaan begitu penting seperti dalam mengajar. Saat siswa mengalami kejatuhan emosi dan kebimbangan, wawasan guru dan kedewasaannya diharapkan mampu menghadapinya secara tepat. Guru harus menjadi pilar dan konsisten mendorong siswa mencapai kematangan mental dan akademis.

  11. Aktif

    Menjaga hubungan masyarakat yang baik adalah bagian dari menjadi seorang guru, dan kontak guru dengan orang tua, administrator, dan tokoh masyarakat meningkatkan efektivitas mereka di dalam kelas.

  12. Organisasi

    Guru harus mampu mengelola beberapa kepribadian siswa dan mengatur materi, sehingga siswa bisa mendapat manfaat yang maksimal dari kegiatan belajar mereka.

  13. Visi

    Guru bukan sekedar menyampaikan materi namun juga harus bisa membukakan pandangan yang lebih luas, sebuah visi dan tujuan. Agar siswa dapat dengan jelas mengetahui apa yang mereka dapat dan apa yang mereka akan lakukan jika mereka belajar lebih baik.

  14. Misi

    Mungkin hal terbaik yang dapat di bagi kepada siswa adalah misi hidupmu. Seorang guru yang hebat adalah yang merasakan sebuah ”panggilan” untuk mengajar. Guru hebat yang jiwanya terpanggil untuk mengajar.

  15. Konteks

    Setiap subjek memiliki konteks, dan guru bertanggung jawab untuk menyediakannya kepada siswa mereka. Agar tidak ”belajar buta“, guru harus menujukan kepada siswa bagaimana informasi yang mereka pelajari dapat bermanfaat atau mungkin mengarah pada pengembangan diri, keterampilan dan kepribadian.

  16. Antusias

    Guru baik tidak pernah kehilangan antusiasme untuk profesi mereka. Mungkin ada sedikit hambatan atau merasa terbebani dengan hal administrasi dan lainnya. Secara tidak sadar siswa merasakan ”energi” yang kamu bawa, dan guru yang berhasil memproyeksikan energi positif tentu adalah guru yang baik.

    ”A good teacher, like a good entertainer first must hold his audience’s attention, then he can teach his lesson.”

    John Henrik Clarke

  17. Selera Humor

    Sebaga tambahan selara humor juga penting. Mampu menertawakan diri sendiri serta tertawa bersama dengan siswa merupakan bagian penting dari kegiatan belajar. Tawa atau lelucon dapat mematahkan siswa yang enggan belajar dan membawa sukacita kembali ke dalam kelas.

Open chat