Pelajar Pesimistik

Pelajar pesimistik

Sebuah pemikiran bahwa keadaan diri sama sekali tidak mempengaruhi hasil apapun. Sebagai contoh kebanyakan orangf berfikir “ aku harus belajar giat agar bisa mendapat nilai bagus” sebaliknya pelajar pesimistik akan berfikir “ seberapa keraspun aku mencoba nilaiku akan tetap buruk”

Di sekolah pelajar pesimistik berkaitan erat dengan nilai rendah, tanpa prestasi. Pelajar yang pernah mengalami kegagalan berpotensi mengembangkan gaya belajar pesimistik. Mereka mulai kehilangan minat pada prestasi dan meragukan kemampuannya. Konsekuensinya  ketika mereka menghadapi tugas yang sulit maka akan terjerat ke dalam kegagalan yang lain, mereka akan mudah menyerah.

Pelajar pesimistik sering terlihat pada pelajar dengan “ketidakmampuan belajar” . Di dalam lingkaran yang tak berujung pelajar dengan ketidak mampuan belajar menghadapi masalah dengan durasi lebih lama, keberagaman tugas, kondisi sekolah, da juga guru yang semakin memperparah dan membuat pelajar merasa pesimis.

Beberapa Karakteristik pelajar pesimistik

  1. Kurangnya motivasi untuk belajar
  2. Memiliki target yang rendah
  3. Tidak percaya diri akan kemampuannya
  4. Meragukan setiap keberhasilan yang dicapainya, “aku beruntung tes hari ini mudah”
  5. Menularkan kegagalan pada situasi lainnya, itu karena dia selalu mengharapkan kegagalan setiap waktu, tidak peduli akan kemampuannya. Dia akan selalu bertindak dengan tidak maksimal.
  6. Selalu fokus pada apa yang dia tidak bisa, ketimbang memikirkan kemampuan dan kelebihannya.
  7. Karena merasa tidak bisa berkontribusi apapun, menjadikan mereka pasif
Source: edarticle
Indra

Have your say