Cara Membuat CV yang Baik dan Menarik

Bayangkan suatu hari kamu mendengar ada pembukaan lowongan beasiswa atau pekerjaan yang sepertinya sangat cocok untukmu. Jangan heran jika mungkin 100 atau bahkan 100.000 orang berpikiran sama denganmu dan ikut melamar. Maka akan ada “100.000 tumpukan CV”.

Jika CV-mu biasa saja atau bahkan terlalu biasa, sangat besar kemungkinan akan terlewatkan. Nah kalau terlewat dan hanya dilihat sekilas, bagaimana orang tahu kemampuanmu.

Bagaimana membuat CV-mu lebih menarik?

Perlu diingat CV bukan diari hari-hari masa lampaumu. CV adalah iklan tentang dirimu. Rangkuman kelebihanmu dan apa yang kamu miliki sehingga membuat orang membutuhkanmu. CV adalah iklan tidak lebih tidak kurang.

Kamu pasti sudah sering menemui berbagai macam contoh (template) CV yang bisa di download atau artikel yang berisi langkah-langkah membuat CV-mu menawan. Mulai dari cara membuat CV di aplikasi Ms Word sampai aplikasi pembuat resume online seperti Canva.com, Bikincv.com atau Resume.io.

Tapi apakah CV dengan desain tampilan menarik saja sudah cukup? Yakin tidak ada pelamar lain yang menggunakan template yang sama?

Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana kamu bisa membuat CV yang jauh lebih menarik dari segi konten. Membuat CV-mu lebih menonjol dari bagaimana kamu menulis resumemu, apa saja yang kamu tampilkan dalam CV-mu dan sedikit tips agar CV-mu bisa lebih ‘menjual’.

Resume/ CV adalah ringkasan pernyataan dan bukti

CV (Curriculum Vitae) atau Resume yang efektif punya dua bagian. Bagian pertama berupa pernyataan tentang kemampuan dan kelebihanmu. Dan bagian kedua berupa Bukti dari pernyataanmu.

Kebanyakan orang hanya membuat bagian kedua ‘bukti’. Berupa daftar sekolah, organisasi dan data-data umum lainnya. Data-data yang akan terlihat sama di semua riwayat hidup. Memang ‘bukti’ sangat diperlukan. Namun kamu tidak sedang memberi informasi, kamu sedang mencoba memikat pembaca riwayat hidupmu. Jadi.

Mulai sekarang cobalah pikirkan untuk membuat bagian ‘pernyataan’. Pernyataan tentang kemampuan dan kelebihanmu. Tulislah dengan jujur namun menarik. Sebuah iklan tentang dirimu yang akan membuat orang senang, kagum dan tertarik.

Ungkapkan kelebihanmu

  1. Sasaran/ Objektif/ Intro

    Idealnya kamu harus menyampaikan kenapa kamu harus dipilih. Sampaikan bahwa kamu adalah kandidat yang sempurna (tetap jujur yaa). Karena iklan yang bagus adalah yang disampaikan pada target yang spesifik.

    Kalau kamu mencoba melamar untuk beberapa posisi, kamu harus menyesuaikan untuk masing-masing posisi. Tidak ada salahnya membuat resume yang sesuai dengan posisi yang kamu incar. Selalu ingat bahwa kamu sedang menulis iklan.

    Satu lagi yang harus kamu perhatikan jika kamu ‘berpindah haluan’ atau memiliki sedikit pengalaman. Hindari terlalu fokus pada masa yang lalu (kan hanya ada sedikit pengalaman). Tapi fokuslah pada apa yang akan kamu raih.

    Format umumnya: XXX dengan kemampuan YYY dan ZZZ akan sangat dibutuhkan.

    XXX = posisi.

    YYY & ZZZ adalah kemampuanmu yang paling dominan dan relevan dengan posisi yang kamu kejar.

    Contoh :

    • Guru Bahasa Inggris dengan kemampuan memotivasi dan berkomunikasi yang efektif pada siswa akan sangat dibutuhkan.

    • Manager Pemasaran dengan pengalaman dan rekam jejak yang baik untuk memperluas pangsa pasar dan pengetahuan internet marketing yang mumpuni akan sangat baik untuk perkembangan PT Nama Perusahaan

  2. Rangkuman

    Setelah intro saatnya menjelaskan apa yang kamu ungkapkan sebelumya. Tulis rangkuman yang terdiri dari pernyataan ringkas dan fokus pada kualitas paling penting yang kamu miliki. Bentuk paling umum dari rangkuman adalah sebagai berikut (kamu tidak perlu menulis semuanya kok, cukup yang akan jadi nilai lebihmu).

    • Gambaran profesimu

    • Keahlian

    • Sedikit bumbu

      • Keahlian khusus

      • Keterampilan yang unik

      • Berbagai lingkungan tempat kamu mendapat pengalaman

      • Prestasi khusus

      • Penghargaan

    • Karakter profesional yang kamu miliki

    • Ungkapkan sebuah tujuan ( yang profesional )

    Contoh :

    • Pengajar yang sangat termotivasi, kreatif dan bersahaja dengan 3 tahun pengalaman mengajar di sekolah berstandar internasional serta aktif memproduksi video pembelajaran bahasa inggris di youtube dengan 100.000 subscriber. Terutama terampil dalam mengembangkan bahan ajar yang menarik dan efektif untuk anak usia dini. Manajemen waktu dan kemampuan komunikasi yang sangat baik. Mencari pengalaman yang menantang untuk mendalami berbagai karakteristik anak didik.

    • Manajemen eksekutif keuangan dengan hampir sepuluh tahun pengalaman di bidang perbankan dan perdagangan internasional, keuangan, investasi dan kebijakan ekonomi. Inovatif dalam penataan peningkatan kredit untuk pembiayaan perusahaan. Negosiator terampil dengan manajemen yang kuat, penjualan dan latar belakang pemasaran.

  3. Kemampuan dan pencapaian

    Tuliskan kemapuan dan pencapaianmu yang paling memikat dan luar biasa. Singkatnya adalah menyoroti hal paling istimewa dari dirimu.

    Contoh :

    • Pernah mengelola dana sebesar Rp.10.000.000 untuk sebuah acara yang dihadiri 5000 mahasiswa.

    • Menulis 46 artikel seni dan kebudayaan untuk media online, dibaca oleh 1.945.000 pemirsa, 100.323 facebook like dan 502.345 twitter tweet.

    • Menjadi Mapres utama Fakultas Linguistik Universitas Hebat pada tahun 1991.

    Kamu boleh merangkainya sesukamu. Juga sesuaikan dengan posisi yang kamu ingin kejar. Dan ingat hanya tuliskan yang menurutmu paling istimewa. Jangan menaruh terlalu banyak dan menjadi tidak fokus pada keahlian yang sedang kamu coba sampaikan.

Berikan bukti

Nah! ini adalah bagian yang mirip seperti contoh CV kebanyakan. Berupa susunan daftar data-data riwayat hidupmu. Riwayat pendidikanmu, pengalaman-pengalaman mu. Bagian ini memang harus ada dan wajib hukumnya. Namun mengingat bentuk dan isinya yang terlalu umum (isinya pasti itu-itu saja). Usahakan letakan bagian ini dihalaman kedua atau paling tidak setelah tengah halaman.

Apa saja yang harus ditampilkan pada bagian ini?

  1. Pengalaman dan kemampuan lain

    Tuliskan berbagai pengalamanmu. Tidak perlu terlalu jauh ke belakang (misal menjadi ketua kelas saat SMP). Fokus pada karir profesionalmu atau setidaknya semi-profesional.

  2. Pendidikan

    Seperti biasa tuliskan riwayat pendidikanmu dari awal sampai akhir (‘TK’ terserah kamu mau ditampilkan atau tidak). Yang jelas ikut sertakan kursus, pelatihan atau pendidikan non -formal dan semacamnya. Tapi perlu diperhatikan untuk tidak menuliskan yang tidak relevan atau dikira tidak penting (misal kamu melamar sebagai manajer pemasaran maka sepertinya tidak perlu menuliskan kursus memasakmu).

    Alangkah baiknya untuk memisahkan pendidikan formal dan non-formal. Setelah itu urutkan berdasarkan kronilogis akan jauh lebih baik.

  3. Penghargaan

    Kalau penghargaan yang kamu dapat hanya ketika kamu bersekolah. Alangkah baiknya memasukannya kedalam bagian pendidikan. Hal ini supaya bagian penghargaanmu tidak ‘garing’ dan justru jadi pendongkrak di bagian pendidikan. Jika tidak maka tuliskan seperti biasa.

  4. Organisasi dan kerjasama profesional

    Cantumkan posisimu di organisasi yang kamu ikuti. Pastikan kamu juga menuliskan (biarpun sedikit) riwayat kepemimpinan. Pengalaman kepemimpinan akan sangat mendokrak reputasimu.

  5. Publikasi

    Cantumkan karya-karyamu yang dipublikasikan. Usahakan jangan tuliskan publikasi yang bersifat pribadi misal opini di website atau novel yang kamu terbitkan sendiri. Juga hindari menuliskan publikasi yang bersifat gratis (youtube, selebaran) kecuali di ‘dukung‘ oleh lembaga yang kredibel atau standar yang mumpuni (misal jumlah pemirsa).

  6. Hobi, ketertarikan dan pengalaman lain

    Terakhir tuliskan hobi atau ketertarikanmu pada suatu hal. Kamu juga cantumkan pengalaman unik nan menarik disini. (pastikan bukan hobi yang terlalu aneh atau bahkan menyimpang dari nilai dan norma). Usahakan tuliskan yang benar-benar hobimu agar karaktermu kian nampak. Jangan hanya ikut-ikutan.

    Memang terkadang bagian ini terlihat sia-sia atau tak berguna. Namun terkadang bisa jadi pertimbangan tak terduga. Jadi karena menuliskannya ga ada ruginnya kenapa tidak.

Tips Extra

Dalam menulis Resume atau CV, kamu juga harus lihai dalam memainkan kata. Sedikit sentuhan akan membuat CV-mu terlihat menakjubkan.

  1. Berhitung

    Tulis prestasimu dalam angka. Jangan hanya sekedar kata-kata. Ini salah satu cara agar terlihat mencolok. Misalnya saat menulis tentang riwayat organisasi, acara yang pernah kamu urus atau berapa banyak transaksi yang kamu tangani.

    Contoh :

    • Pernah mengelola dana sebesar Rp.10.000.000 untuk sebuah acara yang dihadiri 5000 mahasiswa.
      Menulis 46 artikel seni dan kebudayaan untuk media online, dibaca oleh 1.945.000 pemirsa, 100.323 facebook like dan 502.345 twitter tweet.

    • Menjual 12 unit sepeda motor dengan total penjualan Rp 186.642.000 dalam kurun waktu 6 bulan.

  2. Gendong perusahaan besar

    Cara paling mudah untuk membangun kredibilitas. Asosiasikan dirimu dengan lembaga yang terpercaya. Kamu tidak perlu bekerja langsung. Tapi coba tengok apakah kamu pernah membuat sesuatu yang digunakan oleh perusahaan besar. Atau pernah disponsori dalam sebuah acara. Atau kamu ditampilkan dalam publikasi mereka.

    Contoh :

    • Berhubungan erat dengan 10 mitra-mitra strategis (termasuk Koka-kola, Gapura Indonesia Airlines dan Asma Motor) melalui pertemuan lanjutan dengan kepemimpinan senior.

    • Berkolaborasi dengan TEN entertainment mengadakan acara pekan musik di 5 tempat berbeda.

    • Menjadi koordinator untuk kontingen Universitas Istimewa di pekan olahraga antar mahasiswa ke 33.

  3. Duplikasi

    Resume yang baik adalah resume yang konsisten. Mengiklankan diri kamu sebagai sebuah ‘Brand’. Sebuah brand yang ketika perekrut melihatnya akan langsung berfikir, “ini dia!“

    Caranya ?

    Seperti yang sudah diungkapkan di atas. Spesifikasi target. Cari kata-kata atau istilah yang menjadi kata kunci utama tempat kamu melamar. Kemudian cari sinonim atau kata-kata terdekat dan ulangi setidaknya sebanyak tujuh kali di dalam CV-mu.

    Misal untuk bagian pemasaran maka gunakan kata-kata seperti memasarkan, menjual, mengiklankan. Atau untuk perusahaan ‘start-up‘ Kamu bisa gunakan kata-kata seperti, meningkatkan, mengembangkan, membuat dan semacamnya.

    Contoh untuk perusahaan baru/ ‘start-up‘:

    • Kurang »
      Menulis 46 artikel seni dan kebudayaan untuk media online, dibaca oleh 1.945.000 pemirsa, 100.323 facebook like dan 502.345 twitter tweet.

    • Mantap »
      Membuat 46 artikel seni dan kebudayaan untuk media online, meghasilkan 1.945.000 pemirsa, 100.323 facebook like dan 502.345 twitter tweet.

  4. Kompetisi

    Hal ini sangat penting, banyak orang menang berbagai penghargaan namun kurang heboh dalam menyampaikannya. Kenapa?

    Kebanyakan hanya menyampaikan prestasi mereka namun tidak menyampaikan ‘kompetisi’. Padahal hal ini dapat meningkatkan perhatian dan memberikan bukti sosial. Dan dengan menunjukan adanya kompetisi, adanya pesaing dapat menunjukan betapa prestasi Kamu sangat didambakan banyak orang.

    Contoh :

    • Kurang »
      Memenangkan penghargaan pengusaha muda

    • Mantap »
      Memenangkan hadiah sebesar Rp 10.000.000 sebagai juara pertama Pengusaha Muda Hebat dari 1000 lebih partisipan.

    • Kurang »
      Diterima di Universitas Hebat pada tahun 1991.

    • Mantap »
      Diterima di Universitas Hebat dengan presentase penerimaan hanya 10% dari 5000 pendaftar (Universitas Hebat hanyaa menerima 500 siswa/ tahun)

Open chat