Cara menenangkan agresivitas anak

BW-07232-Cara-Menenangkan-Anak-Rewel-Main

Cara menenangkan ketidakstabilan emosi anak

1. Jadi model untuk anak Anda

Perhatikan cara Anda berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar Anda. Apakah Anda sudah jadi contoh yang positif bagi anak dalam menghadapi frustasi, marah atau kesedihan. Anak Anda mungkin saja meniru cara Anda menanggapi situasi rentan. Ketika mereka mengalami emosi-emosi yang sulit cobalah untuk bercerita dan berbagi bagaimana Anda mengatasi hal tersebut.

2. Minimalisir pengaruh dari luar

Anak belajar dari lingkungannya, belajar dari apa yang dia lihat, dengar dan rasakan.  Coba perhatikan sekitar Anda terutama media masa. Televisi, musik, film, video, dan video game terkadang sering bernada negatif bagi tumbuh kembang anak. Bukan berarti Anda harus memutus akses mereka terhadap hal-hal tersebut. Mengawasi, memantau dapat membantu Anda meminimalisir kuantitas dan efek yang setiap hari menerpa anak Anda.

Cobalah untuk bicarakan mana yang nyata dan mana yang tidak. Beri anak penjelasan bagaimana proses di balik layar sebuah film atau video. Beri anak Anda pemahaman bahwa ini merupakan bagian pertunjukan dan pastikan Anda memberitahu dia mana yang boleh dan mana yang tidak dalam kehidupan nyata. Bahkan meskipun pertunjukan, film atau video tersebut terlihat aman. Misalnya kartun anak Doraemon yang memperlihatkan kejahilan Takeshi(Giant) atau Nobita yang malas dan mudah putus asa.

Setidaknya pastikan anak Anda menikmati hiburannya di area yang aman dalam jangkauan pengawasan Anda.

3. Buat batasan

Rumah adalah tempat dimana anak-anak sering menguji batasan-batasan mereka. Mereka sering lebih nyaman bertanya pada keluarga atau mempraktikan apa yang mereka lihat di rumah. Pastikan Anda membuat batasan mana yang diperbolehkan dan hal-hal apa saja yang tidak bisa di toleransi. Dan tentunya Anda harus konsisten dan memberi contoh yang baik bagi anak-anak Anda.

4. Atur konsekuensi sesuai dengan pelanggaran

Tidak setiap saat anak Anda akan mematuhi atau memenuhi harapan Anda dan konsekuensi akan menjadi perlu. Dan perlu diperhatikan bahwa konsekuensi yang Anda berikan sesuai pelanggaran yang dilakukanya.

Pastikan untuk tidak memberikan konsekuensi yang membenarkan perilaku yang Anda tidak ingin dia tiru.

5. Anak Anda tidak sempurna

Tidak anda yang sempurna di dunia ini. Berharap banyak sah-sah saja namun setiap hal ada resiko dan batasannya. Mempersiapkan diri menghadapi hal terburuk dan bersiap untuk bangkit bisa jadi hal terbaik yang bisa Anda lakukan.

Anda mungkin mendapatkan panggilan dari sekolah mengatakan bahwa anak Anda terlibat perkelahian dengan anak lain atau membuat berantakan taman atau ruang kelas. Meskipun naluri Anda mungkin untuk membela anak Anda, ingatlah bahwa orang dewasa lainnya dalam kehidupan anak Anda juga ada untuk mendukung dia. Bekerjasama dengan gurunya atau administrator untuk membantunya menjadi lebih sukses akan menjadi langkah besar untuk anak Anda daripada mengambil pendekatan bahwa ia tidak melakukan sesuatu yang salah.

6. Atur waktu untuk becakap-cakap

Entah itu sepulang sekolah atau di meja makan, membuat waktu untuk berbicara tentang hari yang anak Anda alami. Apa hal-hal yang menarik hari ini? Apakah ada orang-orang yang betentantangan dengannya? Mengetahui apa yang terjadi pada saat-saat dia tidak bersama anda akan sangat membantu Anda untuk berbicara melalui cara-cara yang dia bereaksi. Hal ini juga akan memberikan kesempatan untuk berbicara secara terbuka tentang perubahan yang dapat dilakukan untuk masa yang akan datang.

Pikirkan tentang hal seperti ini … .Anda perlu berbicara dengan seseorang? Kadang-kadang kita hanya perlu teman bicara untuk mengeluarkan keresahan hati? Memiliki hari yang buruk? Anda hanya ingin seseorang untuk berada di sana untuk mendengarkan Anda. Mereka tidak harus memberikan saran, hanya mendengarkan. Mungkin ini yang dibutuhkan anak-anak Anda !!!

7. Dekorasi rumah yang menyenangkan

Satu hal yang mungkin tidak memberikan dampak langsung namun cukup berarti dan sering terabaikan. Anda antau anak Anda mungkin ingin segera sampai di rumah untuk beristirahat dan melepas penat. Namun yang didapat adalah kondisi rumah yang tidak sesuai harapan. Apalagi jika mereka sedang dilanda stress.

Pastikan kondisi rumah Anda rapih, bersih dan nyaman untuk tempat mereka bersandar di saat mereka membutuhkannya. Bukaanya menjadi pendongkrak agresivitas mereka.


Have your say